Sunday, May 8, 2016

Pendakian ke Gunung Primadona seluruh pendaki indonesia, RINJANI! Part1

Pendakian ke-(lupa saking seringnya) kali ini bertepatan setelah Idul Fitri tahun 2015. Sebelum memasuki masa kuliah yang padat, saya memanfaatkan liburan untuk mendaki gunung rinjani yang notabenenya menghabiskan waktu yang cukup panjang.


Saya memilih metode darat untuk menuju gunung Rinjani. Berangkat dari rumah, saya menggunakan motor beat yang sehari-hari saya gunakan untuk kuliah.





Latar Belakang Gunung Rinjani
Dengan tujuan utama pertama adalah Denpasar Bali, saya menjemput teman dari Sidoarjo. Untuk menuju Denpasar, dari Sidoarjo membutuhkan waktu sekitar 12 jam(sudah include durasi penyebrangan kapal di ketapang) dengan kecepatan standar 70-80km/jam. Tujuan kedua adalah Kota Mataram Lombok, saya memulai perjalanan kedua dari Denpasar kota. Sekitar pukul 9 malam saya sampai di Rumah Singgah Backpacker di kota Mataram, Lombok.

Rumah Singgah Backpacker Lombok
Sumber: story.phinemo.com
Terdapat bermacam metode untuk menuju gunung Rinjani (cari saja di google banyak yang me-review), Salah satu teman saya menggunakan pesawat dari Jakarta menuju Lombok. Kami memilih desa Sembalun untuk menjadi titik pertemuan.


Setelah packing barang-barang kebutuhan, kami memulai untuk menuju pos 3 yaitu pos pemberhentian pertama kami sebelum menuju plawangan sembalun. Sebelumnya, Gunung Rinjani ini dalah salahsatu gunung aktif di Indonesia yang memiliki kaldera. Gunung ini memiliki ketinggian 3726 mdpl. Gunung Rinjani memiliki 2 jalur umum pendakian yaitu jalur Sembalun dan Senaru. Kami memilih jalur Sembalun karena memiliki pemandangan yang terbuka dan lebih pendek daripada jalur Senaru. 

Pos 3 Jalur Sembalun

Waktu yang ditempuh dari basecamp sembalun menuju pos 3 kurang lebih 6 jam. Kami memulai pendakian pukul 12 siang dan tiba di pos 3 pukul 6 sore. Setelah membuka tenda dan memasak makanan untuk mengisi kebutuhan nutrisi di pendakian, kami beristirahan untuk melanjutkan ke pos Plawangan Sembalun. Pos Plawangan Sembalun adalah pos pendakian terakhir sebelum menuju puncak. Terdapat mata air yang cukup melimpah di Pos Plawangan sembalun untuk kebutuhan-kebutuhan pendakian. 

Dari Pos 3 kami membutuhkan 5 jam untuk mencapai Plawangan Sembalun...

Tunggu kelanjutan cerita saya di part 2...


No comments:

Post a Comment